Saturday, 23 January 2016

Pemerintah Korea Utara Tangkap Mahasiswa AS



Tabloid Kita -
 Pemerintah Korea Utara menangkap seorang mahasiswa AS dengan tuduhan melakukan ‘tindakan bermusuhan’. Ia ditangkap di bandara Pyongyang saat hendak kembali ke negaranya.

Kantor berita pemerintah Korea Utara KCNA, seperti dikutip Reuters, Jumat, 22 Januari 2016, mengidentifikasi, mahasiswa tersebut bernama Otto Frederick Warmbier dari Universitas Virginia. Warmbier memasuki negara tersebut dengan visa turis dengan niat "untuk menghancurkan persatuan negara tersebut." KCNA juga mengatakan, pemerintah AS telah membiarkan dan memanipulasi mahasiswa tersebut."

Menurut Gareth Johnson, dari Young Pioneer Tours yang mengorganisir kunjungan mahasiswa tersebut, mahasiswa berusia 21 tahun itu menjadi warga asal Barat ketiga yang ditahan oleh pemerintah Korea Utara. Ia datang ke Korea Utara untuk berlibur selama lima hari. Namun saat hendak kembali ke AS pada 2 Januari 2016, ia ditangkap di bandara Pyongyang.

Johnson juga mengatakan, mereka telah mengontak keluarga Warmbiers dan pejabat Amerika Serikat. "Kami sudah menghubungi keluarga Otto, Kementerian Luar Negeri AS, dan Kedutaan Besar Swedia di Pyongyang, kami sudah melakukan apa saja yang kami bisa untuk membebaskannya," kata Johnson kepada Reuters.

Reuters menuliskan, merujuk pada profil Warmbier di Facebook, ia adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi. Warmbiers juga pernah mengunjungi Kuba, Irlandia, dan Israel. Ia ditahan empat hari sebelum Korea Utara melakukan tes nuklirnya yang keempat kali disaat masih berada dalam sanksi PBB. Uji coba nuklir itu juga membuat Korea Utara mendapat kecaman keras dari negara tetangga dan Amerika Serikat.

Seorang pejabat di Kedutaan Besar AS di Seoul mengatakan mereka telah mendapatkan laporan penangkapan tersebut. Sementara Kementerian Luar Negeri AS belum memberikan keterangan apa pun.
Pemerintah Korea Utara Tangkap Mahasiswa AS Rating: 4.5 Diposkan Oleh: fikri as